Minggu, 19 Juli 2009

CINTA

Cinta dua anak manusia
Yang ingin di dekap
Membuat diri punya rindu
Tuk menemani mimpi di setiap malam
Indah untuk di rasa.

Cinta yang beralaskan rasa
Sungguh melambungkan angan
Membuat dunia indah di pandang mata
Cinta wanita terhadap pria
Memang di cipta sang Pencipta.

Tak lah guna, bila cinta tumbuh tak punya dasar
Cintanya pada seorang…
Hanya di dasari rasa dan syahwat
Cinta hanya selintasan waktu

Cinta pada manusia hanya sebuah jalan
Cinta pada Sang Pencipta adalah tujuan
Cinta pada manusia haruslah bermuara

Cinta yang bermuara kepada Ilahi
Ada dua cinta
Keduanya tak punya ikatan Yang harus di timbang
Karena takut
Cintanya hanya sebuah sesal.

Biarlah cinta pada seorang akan hilang
Tak kan ada peduli
Karena tahu…
Cinta itu tak kan ABADI
Cinta dua anak manusia
Yang ingin di dekap
Membuat diri punya rindu
Tuk menemani mimpi di setiap malam
Indah untuk di rasa.

Cinta yang beralaskan rasa
Sungguh melambungkan angan
Membuat dunia indah di pandang mata
Cinta wanita terhadap pria
Memang di cipta sang Pencipta.

Tak lah guna, bila cinta tumbuh tak punya dasar
Cintanya pada seorang…
Hanya di dasari rasa dan syahwat
Cinta hanya selintasan waktu

Cinta pada manusia hanya sebuah jalan
Cinta pada Sang Pencipta adalah tujuan
Cinta pada manusia haruslah bermuara

Cinta yang bermuara kepada Ilahi
Ada dua cinta
Keduanya tak punya ikatan Yang harus di timbang
Karena takut
Cintanya hanya sebuah sesal.

Biarlah cinta pada seorang akan hilang
Tak kan ada peduli
Karena tahu…
Cinta itu tak kan ABADI

Rabu, 01 Juli 2009

Eksistensi HIJAR PUI

Setelah satu tahun HIJAR PUI Majalaengka didirikan oleh beberapa orang pelajar yang memilikiki komitment terhadap PUI di Majalengka khususnya kini menjadi sebuah harapan kedepan yang sangat di harapkan oleh semua pihak di PUI. dengan adanya HIJAR PUI, ini menjadikan tolak ukur PUI kedepan untuk membentuk semua kesiapan PUI, kedepannya denagn kader-kader yang laur biasa tentunya ini akan menjadikan PUI kembali jaya dan berkembang yang menjadikan PUI bukan hanya sebatas Ormas pengusung Partai melainkan sebagai Ormas Penegak agama Allah, dengan demikian ini perlu kita tingkatkan dengan mendidik para kader HIJAR PUI dengan didikan PUI bukan denagn didikan partai politik.
(fikrul ghorib)